JAKARTA - Penjualan tiket kereta api (KA) untuk mudik Lebaran 2026 mencatat angka signifikan dengan 6.681 tiket keberangkatan dari Stasiun Mojokerto ludes terjual, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat di wilayah tersebut untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Antusiasme Tinggi Pemesanan Tiket di Mojokerto
Penjualan tiket di Stasiun Mojokerto ini mencerminkan fenomena permintaan tinggi di sejumlah wilayah lainnya di Indonesia menjelang musim mudik Lebaran. Stasiun Mojokerto yang berada di bawah koordinasi Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat penjualan yang cukup pesat akibat tingginya minat masyarakat terhadap jadwal keberangkatan tertentu dalam periode Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 11 Maret sampai 1 April 2026.
Seiring dengan ketersediaan ratusan ribu tiket di berbagai Daop KAI, masyarakat banyak yang sudah melakukan pemesanan sejak pembukaan tiket beberapa minggu lalu agar bisa mendapatkan jadwal mudik terbaik sesuai kebutuhan perjalanan mereka.
Distribusi Kursi dan Ketentuan Tiket
Selain di Mojokerto, PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih menyediakan sejumlah besar kursi angkutan Lebaran secara nasional. Data menunjukkan bahwa hingga saat ini sebanyak 2,2 juta tiket masih tersedia dari total 3,87 juta tempat duduk yang disediakan untuk periode keberangkatan mudik dan arus balik Lebaran.
VP Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa okupansi tiket secara nasional baru mencapai sekitar 40 persen, sehingga calon penumpang masih memiliki peluang besar untuk memilih jadwal dan relasi perjalanan favorit mereka. Selain itu, ada program insentif tarif potongan harga sebesar 30 persen yang berlaku untuk periode keberangkatan tertentu sebagai bagian dari kebijakan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim Lebaran.
Tanggal Favorit Masyarakat dan Strategi Perjalanan
Meski data spesifik tanggal favorit di Stasiun Mojokerto tidak diulas secara detil dalam laporan, fenomena tanggal favorit pemesanan tiket Lebaran sebenarnya terjadi di banyak kawasan. Misalnya, di Daop 6 Yogyakarta, 24 Maret 2026 tercatat sebagai tanggal favorit pemesanan tertinggi sepanjang masa Angkutan Lebaran, sedangkan tanggal-tanggal menjelang seperti 18 Maret 2026 juga menunjukkan lonjakan tinggi dalam minat pembelian tiket.
Secara nasional, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 23 dan 24 Maret 2026, dengan penjualan tiket mencapai lebih dari 110 ribu per hari untuk rute tertentu. Para calon penumpang diimbau untuk merencanakan jadwal perjalanan lebih awal dan, bila perlu, mempertimbangkan tanggal alternatif untuk menghindari kehabisan kursi pada tanggal favorit tersebut.
Peran Kebijakan dan Saluran Resmi Pemesanan
Dalam menghadapi tingginya permintaan tiket, PT KAI terus mendorong masyarakat menggunakan kanal resmi pemesanan tiket seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, atau mitra penjualan resmi lainnya guna menghindari risiko penipuan dan memastikan keamanan transaksi.
Selain itu, jadwal pemesanan tiket telah dibuka secara bertahap sejak akhir Januari 2026 untuk keberangkatan pada berbagai tanggal mulai dari 11 Maret hingga akhir periode Angkutan Lebaran. Perencanaan pembukaan jadwal ini membantu calon penumpang menyusun rencana mudik mereka secara lebih terstruktur.
Antisipasi Lonjakan Permintaan dan Fasilitas Tambahan
Di sejumlah daerah operasional lain, seperti Daop 1 Jakarta, penjualan tiket kereta juga menunjukkan kenaikan, mencapai ratusan ribu unit dengan tersedia berbagai kursi untuk keberangkatan dari stasiun besar seperti Gambir dan Pasar Senen. Selain itu, mode transportasi kereta terus ditambah dengan perjalanan tambahan untuk mengakomodasi lonjakan permintaan pada masa puncak arus mudik.
PT KAI juga memberikan imbauan agar masyarakat memanfaatkan insentif diskon 30 persen yang masih tersedia, terutama untuk mereka yang memilih keberangkatan di luar tanggal yang telah padat pemesanan.
Secara keseluruhan, meskipun penjualan tiket di Stasiun Mojokerto telah ludes mencapai 6.681 kursi, masih banyak peluang bagi masyarakat yang ingin mudik dengan kereta api selama angkutan Lebaran 2026. Kecepatan dalam perencanaan dan pemesanan sejak awal menjadi kunci bagi mereka untuk mendapatkan jadwal keberangkatan favorit yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan masing-masing.