Menu Sahur Keliru Bisa Picu Haus dan Lemas Saat Puasa Seharian

Kamis, 26 Februari 2026 | 10:40:44 WIB
Menu Sahur Keliru Bisa Picu Haus dan Lemas Saat Puasa Seharian

JAKARTA - Menentukan menu sahur yang tepat menjadi faktor penting agar tubuh tetap kuat menjalani puasa sepanjang hari. Pemilihan makanan dan minuman yang kurang sesuai dapat menyebabkan tubuh cepat lemas, mudah haus, bahkan berpotensi mengalami gangguan pencernaan selama berpuasa.

Puasa merupakan ibadah menahan lapar dan haus yang penuh berkah, namun kondisi tubuh selama berpuasa sangat dipengaruhi oleh menu sahur yang dikonsumsi. Pemilihan makanan dan minuman yang kurang tepat justru dapat membuat tubuh cepat lemas, mudah haus, bahkan mengalami gangguan pencernaan sepanjang hari.

Di tengah kebiasaan masyarakat yang cenderung memilih menu praktis atau favorit saat sahur, sejumlah jenis makanan dan minuman ternyata berpotensi memicu dehidrasi serta menurunkan energi lebih cepat. Kondisi ini tentu dapat mengganggu aktivitas harian, terutama bagi mereka yang tetap bekerja atau bersekolah selama Ramadan.

Minuman Berkafein Percepat Dehidrasi

Salah satu yang perlu diwaspadai adalah minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda.

Meski kerap dipilih karena dianggap mampu meningkatkan energi dan mengusir kantuk, minuman berkafein memiliki sifat diuretik yang dapat merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil.

Akibatnya, cairan tubuh lebih cepat berkurang dan risiko dehidrasi meningkat. Tubuh pun menjadi lebih cepat haus dan terasa lemas sebelum waktu berbuka tiba.

Makanan Asin Memicu Rasa Haus Berlebihan

Selain itu, makanan yang terlalu asin juga sebaiknya dihindari saat sahur.

Ikan asin, telur asin, makanan instan, hingga camilan kemasan dengan kadar natrium tinggi dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh.

Konsumsi garam berlebihan membuat tubuh membutuhkan lebih banyak air untuk menyeimbangkan kadar natrium.

Hal inilah yang memicu rasa haus berlebih saat berpuasa.

Membatasi penggunaan garam dan bumbu tinggi natrium menjadi langkah penting agar tubuh tetap terhidrasi lebih lama.

Menu Seimbang Bantu Tubuh Tetap Bertenaga

Sebaliknya, pemilihan makanan yang tepat saat sahur dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap prima selama menjalankan ibadah puasa.

Sayuran dan buah-buahan yang kaya serat juga berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan hidrasi.

Sayur berkuah seperti sayur bening atau sup tidak hanya memberikan serat, tetapi juga tambahan cairan bagi tubuh.

Buah seperti pir, pisang, alpukat, dan jeruk membantu memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral yang dibutuhkan selama puasa.

Air Putih Jadi Kunci Keseimbangan Cairan Tubuh

Tak kalah penting, mencukupi kebutuhan cairan dengan air putih saat sahur menjadi kunci utama agar tubuh tetap terhidrasi.

Mengurangi konsumsi minuman berkafein dan menggantinya dengan air putih atau infused water dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh lebih lama.

Dengan pemilihan menu sahur yang tepat dan seimbang, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman, tubuh tetap bugar, serta aktivitas harian tetap optimal hingga waktu berbuka tiba.

Terkini